Mengapa laptop terasa lambat?
Setelah dipakai berbulan-bulan, banyak aplikasi yang otomatis berjalan di latar belakang dan menumpuk file sementara. Hasilnya: booting lama, aplikasi macet, dan kipas berbunyi terus.
Langkah cepat yang bisa Anda lakukan
- Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager. Pada tab Startup, klik kanan aplikasi yang tidak perlu lalu pilih Disable.
- Buka Settings → System → Storage → Temporary files, centang semua kategori (kecuali Downloads bila masih dipakai) lalu klik Remove files.
- Buka Settings → System → Power, ubah Power mode menjadi Best performance (untuk laptop yang sedang dicolok charger).
- Restart laptop minimal satu kali per minggu agar Windows membersihkan memory dan menyelesaikan pending update.
- Pastikan antivirus tidak melakukan full scan saat jam kerja. Atur jadwalnya di luar jam operasional.
Kapan harus lapor ke IT?
Jika setelah langkah di atas laptop tetap berat, sangat panas, atau sering blue screen, segera buat tiket lewat menu My Tickets dengan kategori Hardware agar tim IT bisa cek RAM, SSD, atau kipasnya.